Spec :
1. Ukuran A4
2. Bahan Atcarton 260 g
3. Cover 2 muka / Glosy
4. Isi 4 hal
Harga Rp. 50.000
Qty Order Min. 5 pcs
Selasa, 18 September 2012
Rabu, 12 September 2012
Selasa, 11 September 2012
Kamis, 30 Agustus 2012
Pemahaman tentang Warna
Pemahaman tentang Warna
Grafika atau Cetak Mencetak merupakan salah satu industri yang sangat
intensif terlibat dengan warna dan semua permasalahannya. Warna dalam
topik kita ini menyangkut apa yang dilihat oleh indera visual manusia
yang sehari-hari dikenal dengan sebutan merah, hijau, biru dan
sejenisnya.
Pelakui industri grafika berurusan dengan warna dari semenjak awal
proses, mulai dari designing umpamanya memilih warna yang pas untuk cover
buku dengan segala pertimbangannya; lalu berlanjut ketahapan
berikutnya yang harus mengontrol agar konsistensi warna tetap
terpelihara ( antara lain waktu menyiapkan film / separasi CMY-K
printer, menyiapkan tinta cetak dengan warna yang benar); sampai
akhirnya ketahapan produksi massal yang harus menjamin bahwa warna
cetakannya sama dengan model yang disetujui (design quality) maupun keseragaman warna dari seluruh batch produksi (conformance quality).
Persepsi visual manusia terhadap warn adipengaruhi oleh beberapa
faktorbaik yang bersifat fisika mapun psikologis-psikologis yaitu; 1)
Cahaya dan semua sifat-sifatnya; tanpa cahaya jangankan berbicara warna,
objeknya saja tak akan terlihat. 2) Benda atau objek dan dalam hal ini
sifat optic benda sangat berperan. 3) Mata, jaringan syaraf mata, dan
bagian dari otak yang menyimpulkan persepsi warna. 4) Kondisi lingkungan
sekitar, misalnya suatu bidang warna belum tentu sama dipersepsikan
bila disekelilingnya ada bidang warna lain sebagai pengganti putih. 5)
Medan pengamatan (field of vision) dan kemiringan bidang/sudut
pengamatan (Tilt). 6) alat (device) dan perangkat lunak (software) yang
digunakan dalam pemrosesan image.
Dengan demikina warna dapat didefinisikan dalam otak manusia sebagai
akibat adanya rangsangan ( stimulasi) indera visual oleh cahaya dan
hasilnya berupa dikenali atau dibedakannya cahaya dengan nama-nama warna
seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, violet, dan sejenisnya.
Selasa, 24 Juli 2012
Sabtu, 26 Mei 2012
Minggu, 20 Mei 2012
Konsep Warna Dalam digital Image
Dalam Digital Image, ada tiga mode warna yang paling sering digunakan, yaitu warna RGB,CMYK, dan Grayscale.
1. RGB, kependekan dari Red-Green-Blue.
Merupakan 3 warna primer dan disebut juga warna aditif, sedangkan warna
yang dihasilkan dari kombinasi ketiga warna tersebut disebut warna
sekunder atau substraktif. Warna RGB digunakan untuk reproduksi warna
dalam sistem elektronik, seperti scanner, camera digital, monitor,
lighting dan lain-lain. Seorang desainer biasanya menggunakan mode warna
RGB untukkebutuhan fotografi. Merah + Biru = Magenta; Merah + Hijau =
Kuning; Biru + Hijau = Cyan; Merah + Hijau + Blue = Putih.
Gambar: Warna Aditif (RGB)
2. CMYK, kependekan dari Cyan-Magenta-Yellow-Black.
Merupakan standar warna internasional untuk industri percetakan, dimana
dijadikan 4 warna dasar untuk menghasilkan berbagai warna. Dalam
industri percetakan, CMYK biasanya disebut juga warna proses atau warna
separasi.
Gambar: Warna Substraktif (CMYK)
Cyan + Magenta = Biru; Cyan + Yellow = Hijau; Magenta + Yellow = Merah;
Cyan + Magenta + Yellow = Black. Secara teori C+ M+Y adalah hitam,
tetapi faktanya dalam proses pencetakan menghasilkan warna hitam
kecoklatan. Sehingga ditambahkan warna Black sebagai Key (kunci) agar
menghasilkan kepekatan warna hitam yang diinginkan.
Persepsi seorang desainer mengenai warna bukan berdasarkan pertimbangan
subjektif, misalkan: merah tua menurut sebagian orang adalah merah
cabe, hal ini tentu bisa berbeda bagi orang lain dengan pertimbangan
yang lain pula.
Langganan:
Postingan (Atom)







